Langsung ke konten utama
Bagikan:
Berita Utama

RSUD M. Natsir Hadirkan Inovasi "SIDIA" untuk Meningkatkan Edukasi dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus

3 Juli 2026Admin RSUDMNATSIR114 kali dibaca2 menit baca
RSUD M. Natsir Hadirkan Inovasi "SIDIA" untuk Meningkatkan Edukasi dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus

Solok – Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan kualitas hidup pasien, Bidang Keperawatan RSUD M. Natsir menghadirkan inovasi SIDIA (Sistem Edukasi Terpadu pada Pasien Diabetes Melitus). Inovasi ini dikembangkan sebagai media edukasi terpadu untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai Diabetes Melitus, sehingga mereka mampu mengelola penyakit secara mandiri, mencegah komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Pengembangan SIDIA dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka kasus Diabetes Melitus yang menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian. Sebagai rumah sakit rujukan regional di Sumatera Barat, RSUD M. Natsir menangani lebih dari 150 kasus Diabetes Melitus setiap tahun. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah masih rendahnya pengetahuan pasien dan keluarga mengenai pengelolaan penyakit, sehingga berisiko menyebabkan komplikasi maupun meningkatnya angka kunjungan ulang setelah pasien pulang dari rumah sakit.

Melalui inovasi SIDIA, RSUD M. Natsir menghadirkan sistem edukasi yang lebih terstruktur dan mudah dipahami. Pasien serta keluarga diberikan informasi mengenai Diabetes Melitus, mulai dari pengenalan penyakit, pengendalian kadar gula darah, pola makan yang sehat, kepatuhan terhadap pengobatan, aktivitas fisik, hingga upaya pencegahan komplikasi. Edukasi disampaikan secara langsung oleh tenaga keperawatan dan didukung dengan media video serta leaflet yang dapat diakses kembali oleh pasien dan keluarga selama menjalani perawatan maupun setelah kembali ke rumah.

Pelaksanaan SIDIA dilakukan melalui beberapa tahapan. Program diawali dengan penyusunan materi edukasi dalam bentuk video dan leaflet yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Selanjutnya, dilakukan sosialisasi kepada perawat yang bertugas di ruang penyakit dalam agar penyampaian materi dapat dilakukan secara seragam dan sesuai standar. Setelah itu, perawat memberikan edukasi langsung kepada pasien dan keluarga sekaligus memberikan akses terhadap media edukasi digital sehingga informasi dapat dipelajari kembali secara mandiri kapan saja diperlukan.

Penerapan inovasi SIDIA memberikan berbagai manfaat bagi pasien, keluarga, maupun rumah sakit. Kehadiran media edukasi yang terstruktur membantu meningkatkan pemahaman pasien mengenai pengelolaan Diabetes Melitus, mendorong kemandirian dalam menjalankan perawatan di rumah, serta meningkatkan kepatuhan terhadap terapi yang telah diberikan. Selain itu, inovasi ini juga memperkuat peran tenaga keperawatan sebagai edukator kesehatan yang berkontribusi dalam meningkatkan mutu pelayanan keperawatan secara berkelanjutan.

Melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan pasien dalam mengelola penyakitnya, SIDIA diharapkan mampu menekan risiko terjadinya komplikasi Diabetes Melitus, mengurangi angka kunjungan ulang akibat kondisi yang dapat dicegah, serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Inovasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen RSUD M. Natsir dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang edukatif, inovatif, dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan pasien.

Sumber: Admin RSUDMNATSIR

Bagikan:
Kembali ke Daftar Berita
IGD 24 Jam